Jakarta, CNN Indonesia —
Pemerintah terus Mengoptimalkan sistem dalam upaya mencegah zero over dimension over loading (ODOL). Salah satu Didefinisikan sebagai memberlakukan Sistem Informasi Manajemen Pengujian Kendaraan Bermotor Terintegrasi Penuh (SIM PKB fullcycle) secara nasional per 2 Januari 2026.
“Pemberlakuan SIM PKB fullcycle dalam rangka Mengoptimalkan pelayanan pelaksanaan uji berkala kendaraan bermotor,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan di Jakarta, beberapa waktu lalu mengutip Antara.
Kebijakan itu Merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor serta hasil evaluasi yang menemukan masih terjadinya Sebanyaknya masalah dalam pelaksanaan uji berkala kendaraan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Apalagi, implementasinya Bahkan merupakan pemenuhan terhadap Rencana Aksi Nasional Zero ODOL 2027 yang berkaitan dengan aspek integrasi data dari seluruh stakeholders sebagai basis data,” ujar Aan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan ada Sebanyaknya Syarat prosedur yang dilakukan terkait bukti pengujian berkala kendaraan bermotor. Sehingga seluruh Dinas Perhubungan Supaya bisa segera melakukan instalasi, integrasi serta uji coba pelaksanaan secara penuh SIM PKB Fullcycle.
“Ini Dianjurkan dilaksanakan mengingat teridentifikasinya beberapa pelanggaran SOP Bidang Uji Berkala Kendaraan Bermotor, pemalsuan Bukti Lulus Uji Berkala, Sampai saat ini keamanan akses data serta hasil uji yang tidak realtime,” jelas Aan.
Penerapan SIM PKB Fullcycle dilakukan karena masih banyak ditemukannya berbagai pelanggaran dalam pelaksanaan uji berkala kendaraan bermotor.
Ia Bahkan menuturkan untuk menjaga Supaya bisa layanan pengujian kendaraan bermotor tetap berjalan maka diperlukan akselerasi penerapan SIM PKB Fullcycle. Akselerasi itu dilakukan terutama Supaya bisa data pengujian kendaraan bermotor dapat terintegrasi secara nasional.
“Kami Berencana memberlakukan pengintegrasian secara penuh sistem ini secara serentak mulai tahun 2026, untuk itu kami mendorong adanya akselerasi penerapan SIM PKB Fullcycle oleh seluruh pemerintah daerah,” ucapnya.
Integrasi data pengujian kendaraan bermotor secara nasional itu diharapkan dapat Membantu pengambilan kebijakan berbasis data, Mengoptimalkan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan, serta Menyajikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Ia Bahkan mengimbau seluruh pemerintah daerah, khususnya Dinas Perhubungan Supaya bisa mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku dan menyelesaikan seluruh tahapan implementasi SIM PKB terintegrasi penuh.
SIM PKB Fullcycle merupakan penyempurnaan sistem pengujian berkala kendaraan bermotor yang mencakup seluruh alur mulai dari pendaftaran, pengujian, Sampai saat ini pencetakan dokumen digital.
Sistem itu Berencana mengintegrasikan seluruh tahapan untuk menghasilkan data yang akurat dan terpusat di Kementerian Perhubungan.
“Kami berharap dengan terbangunnya sistem ini tidak ditemuken lagi pelanggaran – pelanggaran terhadap hasil uji berkala kendaraan bermotor. Mari kita bersama mengutamakan aspek keselamatan Bus,” kata Aan.
(tim/mik)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











