Kongo Sambut Kelahiran Bayi Kembar Gorila Langka


Jakarta, CNN Indonesia

Seekor gorila gunung melahirkan anak kembar di Taman Nasional Virunga, Kongo. Kelahiran si kembar disebut sebagai ‘peristiwa besar’ bagi hewan yang terancam punah tersebut.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Taman Nasional Virunga mengatakan dua gorila jantan lahir dari induk bernama Mafuko. Mereka ditemukan pada 3 Januari 2026 dan “tampak dalam kondisi sehat saat pengamatan”.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka menambahkan merawat anak kembar bisa menjadi tantangan “terutama selama bulan-bulan awal ketika bayi sepenuhnya bergantung pada induknya untuk perawatan dan transportasi”.

Kedua bayi gorila pun dipantau secara ketat untuk memastikan kelangsungan hidup mereka.

Mafuko, sang induk, lahir dari keluarga Kabirizi tapi kemudian bergabung dengan keluarga Bageni setelah ibunya dibunuh pada 2007.

“Kelahiran bayi kembar ini merupakan peristiwa besar bagi dinamika keluarga Bageni dan bagi upaya konservasi yang berkelanjutan untuk Membantu pertumbuhan populasi gorila gunung yang terancam punah di Taman Nasional Virunga,” demikian pernyataan resmi Taman Nasional Virunga seperti dilansir dari Reuters.

Saat ini Bahkan Mafuko total memiliki tujuh anak termasuk sepasang bayi kembar yang meninggal seminggu setelah lahir pada 2016 silam. Keluarga Bageni Pada saat ini Bahkan ada sebanyak 59 anggota dan jadi keluarga terbesar di taman nasional.

Dengan luas lebih dari tiga ribu meter persegi, taman nasional ini rumah bagi banyak gorila gunung terakhir di dunia.

Akan segera tetapi, sebagian besar taman nasional tertua di Afrika ini berada di bawah kendali pemberontak. Hutan Unggul hilang akibat pertempuran.

(els)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA