Bandung, CNN Indonesia —
Seorang perempuan yang tengah hamil besar diduga dimanfaatkan mafia Narkotika untuk menyelundupkan sabu dan Medis-obatan keras tertentu guna ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banceuy, Kota Bandung, Jabar.
Justru, upaya tersebut ketahuan petugas. Perempuan berinisial DP tersebut Di waktu ini diamankan dan dimintai keterangan oleh Satuan Reserse Narkotika Polrestabes Bandung. Petugas mengamankan DP pada Sabtu (3/1) siang tadi.
Kepada petugas, Perempuan yang tengah hamil tua itu mengaku dimintai oleh seseorang di luar Lapas, untuk menyelundupkan Narkotika serta Medis-obatan keras tertentu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saat diperiksa oleh petugas, Ia kedapatan membawa sabu sebanyak 8 paket dan 20 butir Medis,” ujar Kalapas Banceuy, Eris Ramdani, kepada wartawan di Lapas Banceuy, Bandung.
Eris menuturkan sabu-sabu dan Medis-obatan tersebut disembunyikan DP di sekitar payudaranya. Sabu tersebut, saat diamankan Sebelumnya menjadi paket-paket kecil yang siap diedarkan.
Petugas jaga diketahui tidak melakukan pemeriksaan menggunakan X Ray terhadap DP. Pasalnya wanita tersebut tengah dalam kondisi mengandung. Justru begitu, pemeriksaan tetap dilakukan secara manual. Alhasil, Sabtu yang disembunyikannya berhasil diamankan petugas.
“Itu ditujukan untuk saudara MS yang Tengah ada di Lapas Banceuy ini. Ia narapidana kasus pencurian, vonisnya 3 tahun, Sebelumnya berada di sini sekitar 1 tahun 8 bulan,” katanya.
“Jadi menurut keterangan sementara memang ada yang menitipkan dari orang luar terus menyuruh untuk ketemu dengan MS,” katanya.
Di waktu ini Bahkan baik DP dan narapidana berinisial MS tengah menjalani pemeriksaan di Lapas Banceuy, bersama dengan penyidik dari Satresnarkoba Polrestabes Bandung.
“Nanti ke depannya yang Tidak mungkin tidak kita sel-kan (MS), nanti kita tidak ada untuk remisi. Jadi kita sementara periksa dulu,” kata Ia.
(csr/kid)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
