loading…
RS Telogorejo membuktikan bahwa efisiensi energi tak Sangat dianjurkan mengorbankan keselamatan dengan sistem cerdas yang membaca data gedung. Foto: RS Telogorejo
Lampu menyala 24 jam. Chiller tidak boleh sembarangan berhenti. Ruang operasi Sangat dianjurkan menjaga suhu, kelembapan, dan tekanan udara. UPS Sangat dianjurkan siap ketika listrik utama terganggu.
Ada satu setengah detik yang Bisa jadi tidak pernah dipikirkan pasien. Ketika listrik utama padam. Lampu operasi mati. Monitor bisa berhenti. Ventilator bisa berhenti. Bagi pasien yang Pada saat ini Bahkan sedang berada di meja operasi, setengah detik bisa sangat panjang. Karena itu efisiensi energi di rumah sakit tidak boleh diterjemahkan sebagai sekadar mengurangi pemakaian listrik.
Listrik Sangat dianjurkan Murah. Tapi Bahkan Sangat dianjurkan sehat. Dan Yang utama: Sangat dianjurkan tetap tersedia. Di sinilah Schneider Electric Menyediakan solusinya. Disebut juga, sebuah sistem Supaya bisa rumah sakit bisa mengetahui apa yang terjadi pada gedungnya sendiri.
Business Vice President for Buildings Schneider Electric Indonesia Reza Syarif menegaskan bahwa efisiensi energi tidak Setiap Saat berarti mengurangi konsumsi listrik. Berbeda dari, memastikan energi digunakan secara tepat. “Pendekatan terintegrasi dan berbasis data penting dilakukan,” ungkapnya.
Bukan Membeli Alat Baru
Kesalahan paling umum ketika ingin melakukan efisiensi Merupakan langsung membeli perangkat baru. Nah, RS Telogorejo memulai dari tempat yang lebih sederhana. Audit.
Pemetaan dilakukan untuk mencari zona yang paling banyak mengonsumsi energi dan titik buta utilitas.
Panel listrik dipetakan. Sistem tata udara dipetakan. Lift Bahkan. Tujuannya sederhana: mengetahui listrik itu Kenyataannya pergi ke mana.
Pendekatan ini sejalan dengan EcoConsult Walkthrough Assessment, Disebut juga asesmen sistem kelistrikan dan otomasi gedung berbasis data untuk menentukan kebutuhan modernisasi. Di dalamnya ada Audit for Power, Audit for Power Quality, dan Audit for Power Monitoring.
Ini Bisa jadi terdengar tidak sehebat membeli mesin baru. Tetapi justru di sinilah uang bisa dihemat. Sebab kalau sumber masalah belum diketahui, perangkat baru bisa saja dipasang di tempat yang salah.
Rumah sakit tidak membutuhkan lebih banyak alat. Rumah sakit membutuhkan lebih banyak informasi.
Nah, tahap kedua Merupakan membuat gedung memiliki mata. Sensor dan meteran daya digital dipasang pada titik-titik yang Pernah terjadi dipetakan. Kubikel PLN, UPS, dan sistem tata udara kemudian dihubungkan ke jaringan otomasi terpusat.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
