Jakarta, CNN Indonesia —
Grup Musik rock legendaris Red Hot Chili Peppers (RHCP) mengkritik proyek dokumenter terbaru Netflix bertajuk The Rise of the Red Hot Chili Peppers.
Anthony Kiedis, Flea, Chad Smith, dan John Frusciante menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam proses kreatif proyek yang dinilai keliru dalam promosinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pernyataan resmi yang dirilis di media sosial pada Sabtu (31/1), RHCP menyatakan keberatan karena Sinema tersebut dipasarkan sebagai dokumenter tentang Grup Musik secara keseluruhan, padahal fokus utamanya Merupakan mendiang gitaris mereka, Hillel Slovak.
Para personel menjelaskan bahwa awalnya mereka hanya setuju untuk diwawancarai demi menghormati memori Hillel Slovak yang meninggal dunia akibat overdosis pada 1988.
“Kami setuju untuk diwawancarai atas dasar cinta dan rasa hormat kami kepada Hillel. Berbeda dari, dokumenter ini Pada saat ini dipromosikan sebagai dokumenter Red Hot Chili Peppers, padahal Kenyataannya bukan,” tulis pernyataan tersebut.
Grup Musik ini Bahkan menekankan bahwa Sampai sekarang Pada Saat ini Bahkan mereka belum pernah secara resmi membuat dokumenter tentang perjalanan karier Red Hot Chili Peppers. Mereka berharap penonton tetap fokus pada karya dan sosok Slovak sebagai subjek utama Sinema tersebut.
Dokumenter The Rise of the Red Hot Chili Peppers disutradarai oleh Ben Feldman dan dijadwalkan Penayangan Pertama pada 20 Maret 2026.
Sebelumnya, Sinema ini sempat diputar secara tertutup di Perayaan Seni Sinema Cannes 2025 sebelum hak siarnya dibeli oleh Netflix.
Dokumenter tersebut menelaah tahun-tahun awal yang keras dan penuh pembentukan dari Grup Musik asal Los Angeles tersebut, serta pengaruh gitaris asli mereka, Hillel Slovak.
Sinema ini Bahkan Berencana Menyediakan gambaran langka dan intim tentang kekuatan musik rock di balik lagu-lagu seperti Under the Bridge dan Californication.
Sekalipun RHCP melayangkan kritik, sutradara Ben Feldman dalam pernyataan terpisah menyatakan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak Grup Musik dan keluarga Slovak dalam pembuatan Sinema ini.
Red Hot Chili Peppers sendiri dibentuk pada 1982. Sepanjang kariernya, mereka Sebelumnya merilis 13 album studio, memenangkan tiga Grammy Awards, dan resmi masuk dalam Rock and Roll Hall of Fame pada 2012.
Seperti diberitakan New York Post pada Selasa (3/2), pihak Netflix belum Menyediakan tanggapan resmi terkait kecaman tersebut.
(gis/end)
[Gambas:Video CNN]
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
