Jakarta, CNN Indonesia —
Manajer Tim nasional Australia Tony Popovic mendoakan Patrick Kluivert Berhasil sebagai Manajer Tim nasional Indonesia, tapi tidak di Liga Australia vs Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (20/3).
Popovic pernah saling berhadapan ketika masih aktif bermain di Premier League. Popovic dan Kluivert dua kali bertemu di Premier League. Pertemuan itu terjadi pada musim 2004/2005, ketika Popovic menjadi kapten Crystal Palace dan Kluivert Mengoptimalkan Newcastle United.
Pertemuan pertama terjadi di Selhurst Park markas Palace pada 20 November 2004. Newcastle menang 2-0 dan Kluivert Berhasil mencetak gol pertama The Magpies.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pertemuan kedua terjadi pada 30 April 2005. Liga berakhir imbang tanpa gol dan Kluivert baru masuk pada menit ke-69 menggantikan Shola Ameobi.
Sebagai Manajer, keduanya pernah saling berhadapan ketika awal karier menjadi Manajer. Momen itu terjadi pada 2010 ketika Kluivert menjadi asisten Manajer di Brisbane Roar dan Popovic menjadi asisten Sydney FC. Ketika itu Brisbane menang 1-0 lewat gol Sergio van Dijk.
“Banyak kenangan yang saya punya tentang Kluivert sebagai pemain, Ia pesepakbola yang bagus. Saat ini Bahkan Bahkan kita melihat Ia sebagai Manajer Indonesia. Saya Pernah melihat karier Ia di Sebanyaknya peran sebagai asisten Manajer dan kesempatan sebagai Manajer.”
“Ia tentunya Berencana punya strategi tersendiri untuk Liga besok. Saya Berencana doakan Ia Berhasil, tapi tidak untuk Duel besok [Australia vs Indonesia],” ucap Popovic menambahkan.
Lebih lanjut Popovic mengaku buta dengan kekuatan Tim nasional Indonesia bersama Kluivert. Sekalipun, Manajer 51 tahun itu enggan terlalu fokus dalam strategi apa yang Berencana digunakan Indonesia.
“Saya tidak berada di sana saat Duel di Jakarta, tapi Pernah seharusnya kami menganalisis kekuatan Indonesia. Kami tahu mereka punya Manajer baru. Kami tidak tahu bagaimana Ia Berencana menentukan strategi, Niscaya kami Pernah melihat apa yang Ia lakukan di karier sebelumnya, terkait struktur dan bentuk permainan,” kata Kluivert.
“Tapi, kami Harus fokus pada diri sendiri, dan kami tahu bahwa kami bisa menghadapi struktur permainan apapun. Kami Kepercayaan Diri bisa mengatasi hal itu, kami Kepercayaan Diri bisa memainkan sepak bola kami sendiri,” ujar Popovic.
(har)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA