REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wali Kota New York Zohran Mamdani menepis anggapan bahwa identitasnya sebagai seorang Sosialis Demokrat Akan segera mengancam dunia usaha. Di tengah perdebatan mengenai arah baru Partai Demokrat menjelang Pemilihan Umum Kepala Negara Amerika Serikat (AS) 2028, Mamdani justru menegaskan bahwa pemerintahannya tetap membuka pintu bagi Penanaman Modal swasta, termasuk dari Wall Street.
Dalam wawancara dengan The New York Times, Mamdani mengatakan gerakan Sosialisme Demokrat yang diusungnya bukanlah ideologi baru, melainkan upaya mengembalikan Partai Demokrat kepada akar sejarahnya pada era Kepala Negara Franklin D. Roosevelt melalui kebijakan New Deal.
“Hal yang membuat saya bangga menjadi seorang Demokrat Merupakan apa yang Pada Dahulu kala diperjuangkan partai kami. Kita berbicara tentang Four Freedoms, Franklin D. Roosevelt, dan New Deal. Itulah inti identitas Partai Demokrat,” ujar Mamdani sebagaimana diberitakan Foxnews pada Sabtu (18/7/2026).
Menurut Ia, nilai-nilai tersebut Sekarang semakin sulit ditemukan dalam praktik politik Partai Demokrat modern. Karena itu, ia ingin menghidupkan kembali semangat tersebut melalui kebijakan pemerintah kota.
Pernyataan Mamdani muncul ketika ia menjadi salah satu figur progresif yang paling banyak mendapat perhatian di Partai Demokrat. Dalam beberapa bulan terakhir, Sebanyaknya kandidat Sosialis Demokrat yang memperoleh dukungannya berhasil memenangkan pemilihan pendahuluan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat, Mengoptimalkan posisi kelompok progresif di dalam partai.
Meski konsisten mendorong kenaikan Retribusi Negara bagi warga New York yang paling kaya, Mamdani menegaskan kebijakan tersebut tidak berarti pemerintahannya memusuhi dunia usaha.
“Saya pikir hubungan dengan para pemimpin sektor swasta sangat penting. Yang menyatukan kami Merupakan keyakinan terhadap kota ini dan komitmen untuk menjaga kemajuannya,” kata Ia.
Sebagai bukti bahwa dunia usaha tetap percaya terhadap prospek ekonomi New York, Mamdani menunjuk keputusan American Express membangun kantor pusat baru di kawasan Two World Trade Center.
“Para pemimpin Usaha tidak hanya mengambil keputusan Merujuk pada hitungan untung dan rugi. Mereka Bahkan berinvestasi karena percaya pada kota ini dan apa yang diwakilinya,” ujarnya.
Mamdani Bahkan menolak anggapan bahwa Sosialisme Demokrat bertentangan dengan Peningkatan Ekonomi. Menurut Ia, pemerintah tetap Akan segera menyambut Penanaman Modal yang masuk, tetapi manfaat Peningkatan Ekonomi Sangat dianjurkan dapat dinikmati lebih luas oleh masyarakat.
Loading…
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











