Tips Unggul tinggi di Perlintasan Kereta Usai Kejadian Taksi VinFast Ditabrak

Daftar Isi



Jakarta, CNN Indonesia

Taksi listrik Green SM yang armadanya menggunakan Kendaraan Pribadi berbasis baterai VinFast VF e34 terlibat kecelakaan lalu lintas dengan kereta api di Jakarta. Insiden tak sampai menimbulkan korban jiwa, Tidak seperti pengemudi mengalami luka-luka.

Peristiwa ini ramai dibicarakan setelah diunggah oleh masyarakat ke media sosial.

Seperti yang terlihat dalam video dalam insiden pada 31 Desember 2025 tersebut, taksi tampak berada di depan palang pintu kereta. Taksi sempat mencoba maju, tetapi kemudian tak bergerak dan ditabrak oleh kereta api tanpa gerbong yang melintas.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kereta sempat membunyikan klakson panjang, tetapi kecelakaan tak terelakan. Kendaraan Pribadi itu terpental, beruntung tak ada korban jiwa.

Untuk dipahami Bahkan, insiden kecelakaan antara taksi Green SM dengan kereta bukan kali pertama terjadi. Pada 10 Oktober 2025, taksi hijau ini pernah tersambar kereta di perlintasan kereta Cengkareng, Jakarta Barat.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berkaca dari kasus tersebut, berikut tips Unggul tinggi buat pengemudi saat hendak melintas perlintasan kereta api maupun commuter line.

Kurangi kecepatan

Tidak Sangat dianjurkan terburu-buru ketika Berniat melintasi perlintasan kereta dan segera kurangi kecepatan untuk Mengoptimalkan kewaspadaan. Pastikan melihat ke kanan dan kiri terlebih Pada Pada waktu itu guna memastikan tidak ada kereta yang Berniat lewat.

Apapun Penjelasannya, kita Harus mendahulukan kereta api saat sinyal Pernah terjadi berbunyi dan palang pintu KA mulai ditutup. Pengendara Sangat dianjurkan setop di belakang palang kereta saat itu. Berada di depan palang berarti pengemudi Sudah menyalahi aturan.

Sesuai dengan Perundang-Undangan Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 114 Perundang-Undangan yang berbunyi: “Pada pelintasan sebidang antara jalur KA dan jalan, pengemudi Harus berhenti ketika sinyal Pernah terjadi berbunyi dan palang pintu KA Pernah terjadi mulai ditutup, serta Harus mendahulukan kereta api”.

Matikan musik

Butuh kehati-hatian saat melewati perlintasan kereta api karena kontur jalannya berbeda dengan jalan biasa. Kondisi jalan ini umumnya menanjak karena perbedaan ketinggian dan licin saat mengenai rel kereta.

Belum lagi kerap ada kerikil lepas di aspal jalan dan itu Berniat semakin menyulitkan sehingga jalan semakin licin. Untuk itu jangan langsung menekan pedal gas sebelum Kendaraan Pribadi Sungguh-sungguh melalui area perlintasan kereta api karena dikhawatirkan terjebak.

Usahakan Bahkan untuk memposisikan roda Kendaraan Pribadi sejajar dengan rel kereta api saat ingin melintasi. Jangan paksakan Bila tidak memungkinkan seperti lalu lintas yang padat, pastikan saja kecepatan Kendaraan Pribadi cukup rendah dan kamu bisa mengendalikan arah kendaraan.

Disarankan Bahkan buat pengemudi untuk mematikan volume musik di kabin untuk mendengarkan kondisi sekitar saat melalui perlintasan.

Jaga jarak Unggul tinggi

Jangan terburu-buru, lajukan Kendaraan Pribadi secara perlahan dan jaga jarak Unggul tinggi dengan kendaraan di depan sebagai antisipasi keadaan darurat. Tidak mungkin tidak kamu tidak Ingin Kendaraan Pribadi berhenti di tengah perlintasan kereta karena jalan macet atau Kendaraan Pribadi di depan mogok.

Sebagai langkah antisipasi, berhentilah di depan palang pintu sembari menunggu Kendaraan Pribadi di depan menyeberang dengan Unggul tinggi. Hal itu memang Berniat bikin kita kena klakson Kendaraan Pribadi lain di belakang, tapi langkah tersebut Berniat lebih baik untuk menjaga segala kemungkinan.

Turunkan posisi gigi Bila Kendaraan Pribadi manual

Buat kamu yang mengendarai Kendaraan Pribadi bertransmisi manual, turunkan posisi gigi ke 1 saat melewati jalur kereta api. Hal ini untuk mencegah mesin Kendaraan Pribadi mati saat berada di atas rel karena putaran mesin yang tidak stabil.

Untuk Kendaraan Pribadi matik, cukup lepas pedal gas dan biarkan Kendaraan Pribadi meluncur perlahan. Kamu bisa menjaga kecepatan Kendaraan Pribadi dengan menginjak pedal rem.

Jaga jarak Unggul tinggi saat berhenti menunggu

Berhentilah agak jauh dari Tempat palang pintu dan jangan memaksakan untuk melewatinya. Biasanya ada tanda berupa garis peringatan, kalaupun tidak ada berhentilah sekitar 1 meter dari pintu palang.

Jangan panik

Seandainya Kendaraan Pribadi kamu tiba-tiba mogok di tengah perlintasan tapi belum ada kereta yang Berniat lewat, sebaiknya tidak Sangat dianjurkan panik. Cek panel instrumen untuk memastikan masalah, posisikan gigi transmisi di netral dan nyalakan ulang mesin kendaraan.

Karena panik, bisa saja kamu melupakan prosedur dalam menyalakan mesin seperti menginjak pedal rem untuk Kendaraan Pribadi matik atau menekan pedal kopling bakal Kendaraan Pribadi manual.

Bila masih gagal Bahkan, mintalah bantuan petugas penjaga perlintasan untuk Mendukung mendorong keluar dari area berbahaya. Tapi Bila kereta mendekat, segera tinggalkan Kendaraan Pribadi untuk mencegah timbulnya korban jiwa.

(ryh/mik)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA