Jakarta, CNN Indonesia —
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tak ada korban jiwa usai gempa magnitudo 7,1 di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulut (Sulut).
Kendati demikian, sebagian warga mengalami trauma akibat gempa.
“Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun luka berat akibat gempa tersebut. Sebagian warga memang masih mengalami trauma, Justru situasi secara umum Pernah terjadi kondusif,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan yang diterima di Banjarbaru, Kalsel, Senin (12/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia memastikan bahwa aktivitas masyarakat di wilayah terdampak Bahkan mulai kembali normal.
Merujuk pada pembaruan data BNPB Sampai sekarang Minggu (11/1) pukul 13.00 WIB, gempa berdampak pada sekitar 12 kepala keluarga. Sementara kerusakan material tercatat pada 12 unit rumah dan dua fasilitas kesehatan, yang Di waktu ini masih dalam proses pendataan dan verifikasi di lapangan.
Gempa terjadi pada Sabtu (10/1) pukul 21.58 WIB dengan pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 17 kilometer pada koordinat 3,64 Lintang Utara dan 126,98 Bujur Timur.
Menurut Abdul, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi Gelombang Besar meski guncangan dirasakan cukup kuat selama sekitar 20-30 detik di Kecamatan Kabaruan, Damau, Melonguane, dan Salibabu, sehingga sempat memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah.
BMKG Bahkan mencatat adanya satu kali gempa susulan berkekuatan magnitudo 4,6 setelah gempa utama. Sementara itu, BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memantau perkembangan kondisi serta memastikan keselamatan masyarakat.
“Aliran listrik yang sempat padam dilaporkan Pernah terjadi kembali normal,” kata Abdul menambahkan.
BNPB mengimbau masyarakat Supaya bisa tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, menghindari bangunan yang mengalami retak atau berpotensi roboh, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan Setiap Waktu mengikuti rilis resmi dari BMKG, BNPB, maupun BPBD setempat.
(antara/isn)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











