Kebiasaan Minum Teh Setelah Makan, Terjamin atau Bikin Masalah?

Daftar Isi



Jakarta, CNN Indonesia

Minum teh setelah makan Sebelumnya menjadi kebiasaan banyak orang Indonesia. Baik teh tawar hangat maupun es teh manis, minuman ini hampir Setiap Saat hadir di meja makan karena rasanya segar dan mudah ditemukan.

Sekalipun, muncul pertanyaan, apakah kebiasaan habis makan langsung minum teh Terjamin buat kesehatan?

Kepala PR Bahan Baku Resep dan Resep Tradisional Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Sofa Fajriah, menjelaskan bahwa teh mengandung tanin dan kafein. Dua senyawa ini dapat memengaruhi Trik tubuh menyerap nutrisi dari makanan, terutama Manakala teh diminum tepat setelah makan dan dikonsumsi setiap hari.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Teh yang diminum Pada saat yang sama dengan makanan bisa berdampak pada penyerapan zat gizi tertentu,” ujar Sofa.

Dampak minum teh setelah makan

Beberapa efek yang dapat muncul akibat kebiasaan minum teh setelah makan antara lain:

• Menghambat penyerapan zat besi dari makanan seperti sayur, tahu, dan tempe

• Mengganggu penyerapan kalsium dan zinc

• Menambah asupan gula tanpa disadari, terutama dari teh manis

• Berpotensi memengaruhi berat badan dan kadar gula darah

• Memicu gangguan lambung seperti kembung atau nyeri ulu hati

• Manakala berlangsung lama, dapat Mengoptimalkan risiko anemia dan gangguan kesehatan lainnya

Risiko tersebut lebih besar pada orang yang memiliki kebutuhan zat besi tinggi, seperti perempuan usia produktif, ibu hamil, dan remaja.

Lantas, kapan sebaiknya minum teh?

Sebanyaknya riset menyarankan Supaya bisa memberi jeda sekitar satu jam setelah makan sebelum minum teh. Tanin dalam teh diketahui dapat menurunkan penyerapan zat besi Sampai saat ini sekitar 37 persen Manakala diminum Pada saat yang sama dengan makanan.

Sementara itu, minum teh sebelum makan sebaiknya diberi jeda sekitar 30 menit. Trik ini dapat Mendukung menjaga hidrasi dan mengontrol porsi makan. Konsumsi teh Bahkan dianjurkan tidak berlebihan, maksimal dua Sampai saat ini tiga gelas per hari.

Sebagai alternatif yang lebih Terjamin setelah makan, air putih atau jus buah segar tanpa tambahan gula bisa menjadi pilihan.

Teh tetap punya manfaat

Meski demikian, teh bukan berarti Harus dihindari sepenuhnya. Teh tetap memiliki manfaat kesehatan berkat kandungan katekin dan flavonoid yang baik untuk metabolisme dan kesehatan jantung.

Menurut Sofa, Manakala diminum dengan bijak, teh justru dapat Mendukung mengatur metabolisme lemak setelah makan, mengurangi stres oksidatif, serta menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung.

“Kesadaran Akan segera kondisi tubuh kita sangatlah penting. Dengan memahami tubuh sendiri, kita dapat lebih bijak dalam memilih makanan yang layak dikonsumsi maupun dihindari, menentukan takaran yang sesuai, serta memperhatikan Trik mengonsumsinya. Sikap ini bukan hanya menjaga kesehatan, tetapi Bahkan menjadi langkah sederhana untuk hidup lebih seimbang dan Unggul,” kata Sofa, dikutip dari laman Instagram BRIN, Senin (2/1) mengutip Detik.

Jadi, sah-sah saja menikmati teh favorit, asalkan tahu waktu dan porsinya. Sedikit jeda setelah makan bisa membuat manfaat teh tetap terasa tanpa mengorbankan kesehatan tubuh.

(tis/tis)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version