Deretan Buah Rendah Gula yang Ideal untuk Kesehatan

Jakarta, CNN Indonesia

Banyak orang tua menganggap bahwa Menyediakan segala jenis buah-buahan kepada buah hati Merupakan jaminan kesehatan yang sempurna karena rasanya yang manis alami. Berbeda dengan, persepsi bahwa semua buah Jelas menyehatkan tanpa batasan ternyata Dianjurkan dikaji ulang secara medis.

Meski kaya Berniat vitamin, mineral, dan antioksidan, beberapa jenis buah menyimpan kadar gula yang jauh lebih tinggi dari yang diperkirakan.

Melansir CNBC Make It, konsumsi gula alami dari buah secara berlebihan tetap berisiko Menyediakan dampak negatif pada kesehatan mikrobioma usus, metabolisme, Sampai sekarang kenaikan berat badan. Oleh karena itu, kecermatan dalam memilih jenis buah menjadi faktor krusial.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang Ahli bedah jantung dari Palm Springs, California, Amerika Serikat, dr. Steven Gundry, MD, menekankan bahwa pemilihan buah rendah gula Merupakan langkah vital bagi kesehatan jangka panjang. Ia sangat menyarankan Supaya bisa masyarakat beralih pada buah-buahan yang tidak hanya rendah gula, tetapi Bahkan kaya Berniat senyawa polifenol.

“Sebagai spesialis bedah jantung, saran saya Setiap Saat merujuk pada buah yang rendah kandungan gula Berbeda dengan tinggi polifenol, Disebut juga senyawa nabati yang berfungsi sebagai antioksidan kuat di dalam tubuh,” ungkap dr. Gundry.

dr. Gundry merekomendasikan buah-buahan yang dianggap paling ideal dan Berkualitas untuk Mendukung kesehatan anak maupun orang dewasa.

Berikut delapan jenis buah rendah gula yang direkomendasikan.

1. Jeruk (Jeruk Bali, Keprok, dan Kumquat)

Jeruk bali, jeruk keprok, serta kumquat merupakan deretan buah sitrus yang dikenal rendah kadar gula Berbeda dengan sangat kaya Berniat Vitamin C. Keunggulan utamanya terletak pada kandungan flavonoid, sejenis polifenol yang sangat efektif menjaga ekosistem bakteri baik di usus anak.

Satu catatan penting dari dr. Gundry: jangan pernah membuang bagian putih (albedo) pada jeruk. “Jangan singkirkan bagian putihnya. Justru di situlah terkumpul nutrisi yang paling padat dan bermanfaat,” tegasnya.

2. Kelompok Beri (Blueberry dan Raspberry)

Buah beri seperti blueberry dan raspberry Merupakan alternatif cemilan sehat bagi anak karena indeks glikemiknya yang rendah. Selain minim gula, buah beri merupakan sumber serat dan polifenol yang masif. Sangat disarankan untuk memilih buah beri yang Pada saat ini Bahkan sedang dalam masa panen atau musimnya, karena biasanya memiliki kualitas nutrisi dan kesegaran yang lebih baik.

3. Buah Delima

Delima merupakan salah satu primadona dalam kategori makanan super berkat kandungan polifenolnya yang Istimewa. Kandungan spesifik bernama punicalagin di dalamnya terbukti Mendukung kesehatan jantung dan regenerasi sel.

Meskipun demikian demikian memiliki cita rasa manis yang menyegarkan, kadar gulanya tetap dalam ambang batas rendah. Biji delima yang renyah Bahkan menyumbang serat tambahan yang bermanfaat bagi metabolisme Si Kecil.

4. Alpukat

Dalam kacamata medis dr. Gundry, alpukat hampir tidak memiliki tandingan. Buah ini Unggul karena nyaris nol kandungan gula. Alpukat justru didominasi oleh lemak tak jenuh tunggal yang sehat, kalium, serta serat tinggi.

“Bagi saya, alpukat Merupakan buah yang paling sempurna. Konsumsinya Menyediakan rasa kenyang lebih lama, menyehatkan jantung, dan Mengoptimalkan fungsi usus tanpa memicu lonjakan kadar gula darah,” papar dr. Gundry.

5. Kiwi

Kiwi merupakan opsi cerdas bagi orang tua yang ingin Menyediakan asupan rendah gula Berbeda dengan tinggi nutrisi. Perpaduan Vitamin C, serat, dan antioksidan di dalamnya menjadikan kiwi sebagai buah yang sangat pas untuk menjaga imunitas dan kesehatan pencernaan anak secara rutin.

6. Pir

Buah pir masuk dalam daftar Berkualitas karena mampu Menyediakan suplai karbohidrat dan cairan yang seimbang bagi kebutuhan harian tubuh. Pir memiliki keunggulan dalam Mendukung penyerapan zat besi pada anak serta menjaga stabilitas cairan tubuh. Berkat kandungan seratnya yang melimpah, buah pir Bahkan sering direkomendasikan untuk Mendukung mengatasi masalah sembelit pada anak.

7. Pepaya

Pepaya tetap menjadi pilihan bijak meski memiliki rasa manis yang khas. Dalam setiap 100 gram daging buahnya, jumlah gulanya relatif moderat dan diimbangi dengan kekayaan vitamin serta mineral. Pepaya sangat efektif untuk memelihara kelancaran sistem pencernaan dan memastikan kebutuhan nutrisi makro anak terpenuhi dengan Berkualitas.

8. Markisa

Meskipun demikian demikian ukurannya tergolong kecil, markisa Merupakan “bom” nutrisi yang sangat rendah gula dibandingkan buah tropis lainnya. Buah ini mengandung Vitamin A, serat, dan polifenol yang tinggi. Markisa sangat fleksibel untuk dikonsumsi langsung atau diolah menjadi campuran minuman segar yang menyehatkan bagi anak-anak.

Melalui pemilihan buah-buahan di atas, Bunda dapat tetap Menyediakan asupan menyegarkan bagi Si Kecil tanpa Dianjurkan khawatir Berniat risiko kelebihan gula yang dapat mengganggu kesehatan metabolisme mereka.



Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version